PJI
  PERSATUAN JAKSA INDONESIA
SERAGAM KEJAKSAAN , TANDA PANGKAT, TANDA JASA

Bersumber dari sebuah buku ''Lima Windu Sejarah Kejaksaan Republik Indonesia''

Dalam buku tersebut disebutkan, gagasan Kejaksaan mulai memakai seragam datang dari Jaksa Agung Mr. Gunawan. Sekitar tahun 1960 Mr.Gunawan mempunyai ide agar Kejaksaan memiliki lambang dan para Jaksa memakai seragam. Mr. Gunawan bertujuan pemberian lambang dan pemakaian seragam untuk mempertinggi semangat, daya juang, dedikasi, dan disiplin para Jaksa. Apalagi pada saat itu, Kejaksaan baru saja menjadi institusi yang berdiri sendiri setelah sebelumnya berada di bawah Departemen Kehakiman. Gagasan tersebut disetujui oleh Presiden Soekarno pada tanggal 20 Agustus 1960, lima hari setelah dikeluarkannya Kep-Pres No. 204 tanggal 15 Agustus 1960 yang menetapkan pembentukan Departemen Kejaksaan.

Untuk pertama kali seragam Kejaksaan diperkenalkan oleh Menteri/Jaksa Agung pada pejabat-pejabat Kejaksaan dalam Konferensi Dinas ke-I Departemen Kejaksaan yang diadakan tanggal 30 Oktober sampai dengan 3 November 1960 bertempat di Surabaya/Tretes, Jawa Timur. Pada waktu itu, Jaksa Agung Mr. Gunawan datang mengenakan pakaian seragam Kejaksaan dengan maksud untuk dipertunjukkan kepada peserta Konferensi Dinas.

Sebagai realisasi dari hasil konferensi dinas di Surabaya/Tretes, dengan keputusan Menteri/Jaksa Agung Nomor : R/244/Secr-Jag/Kpts/60 tanggal 10 Oktober 1960 dikeluarkanlah ketentuan mengenai pakaian seragam para Jaksa, lengkap dengan tutup kepala, tanda pangkat, dan lambang Kejaksaan, ikat pinggang serta sepatunya. Pada pokoknya pakaian seragam (pada waktu itu) dibagi dua golongan yaitu, Pakaian Seragam Harian (PSH) dan Pakaian Seragam Upacara (PDU). PSH dipakai sehari-hari sedangkan PDU dibagi lagi dalam pakaian seragam upacara Negara, upacara penting, dan upacara biasa. Dengan Keputusan Menteri/Jaksa Agung Nomor : 019/Kpts/Secr/1962 tanggal 1 Desember 1962, pemakaian seragam diperluas hingga pegawai tata usaha di lingkungan Kejaksaan.

Perbedaan pokok antara pakaian seragam Jaksa dan Tata Usaha terdapat pada atribut yang dipasang pada kedua ujung leher baju. Untuk Jaksa atribut yang dipakai menggunakan lambang Kejaksaan. Sedangkan untuk pegawai Tata Usaha, unsur timbangan dan pedang pada lambang Kejaksaan diganti dengan dua buah bulu pena bersilang. Disamping pakaian seragam, dibuat juga tanda-tanda jabatan untuk Menteri/Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda, Kepala Kejaksaan Tinggi/Negeri, Kepala Direktorat/Biro/Bagian dan sebagainya.

Sejarah pernah mencatat, ada beberapa kali perubahan bentuk pangkat. Pada tahun 1960 sampai 1992 pangkat Kejaksaan berasal dari bahan logam dan bentuknya berupa bintang. Dari Golongan I sampai Golongan IV semua “bintang”. Baru tahun 1992, dirubah bahannya menjadi dari bahan benang dan pangkatnya pun di bedakan, golongan I garis warna putih, golongan II garis warna kuning, dan golongan III melati warna kuning.

Pada tahun 1998 pangkat pegawai untuk golongan I dan II bentuk pangkatnya berupa garis diubah. Dari melintang menjadi “berdiri” tegak lurus. Namun pada tahun 2002, diubah lagi dikembalikan ke “posisi” semula, menjadi melintang, seperti saat ini.

 

TANDA KEHORMATAN SATYALANCANA KARYA SATYA (Dasar PP NOMOR 25 TAHUN 1994)

 
Tanda Pangkat Jaksa
Golongan
Nama Sebutan
Foto
Ciri Bentuk
III/A
Ajun Jaksa Madya / Penata Muda
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan 1 Bordir Kuning Melati
III/B
Ajun Jaksa / Penata Muda Tingkat 1
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan 2 Bordir Kuning Melati
III/C
Jaksa Pratama / Penata
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan 3 Bordir Kuning Melati
III/D
Jaksa Muda / Penata Tingkat 1
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan 1 Bordir Kuning Melati didalam Kotak Bordir Kuning
IV/A
Jaksa Madya / Pembina
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan 2 Bordir Kuning Melati didalam Kotak Bordir Kuning
IV/B
Jaksa Utama Pratama / Pembina Tingkat 1
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan 3 Bordir Kuning Melati didalam Kotak Bordir Kuning
IV/C
Jaksa Madya / Pembina Utama Muda
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan terdapat 1 Bintang Besi
IV/D
Jaksa Utama Madya / Pembina Utama Madya
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan terdapat 2 Bintang Besi
IV/E
Jaksa Utama / Pangkat Pembina Utama
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan terdapat 3 Bintang Besi
Jaksa Agung
Jaksa Agung RI
Klik
Menggunakan lambang Pedang dan Timbangan dengan terdapat 4 Bintang Besi
 

Hari Bakti Adhyaksa Tahun 2012

•  Tingkatkan keimanan, tercermin dalam sikap dan perilaku yang memiliki integritas kepribadian berlandaskan nilai-nilai keagamaan serta Doktrin Tri Krama Adhyaksa;

•  Tingkatkan pengetahuan, dengan senantiasa meningkatkan keterampilan dan profesionalisme secara terus-menerus guna mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kejaksaan;

•  Tingkatkan pengabdian, dengan melaksanakan tugas secara ikhlas dan sungguh-sungguh sehingga keberadaan Kejaksaan dapat dirasakan bermanfaat oleh masyarakat.

   
  PJI | PERSATUAN JAKSA INDONESIA  
  Jl Sultan Hasanuddin 1 Melawai, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12160 DKI Jakarta - Indonesia Fax: (021) 7244642
Designed by :
  Email : info[at]persatuan-jaksa-indonesia.org
Chendia
  Website URL : www.persatuan-jaksa-indonesia.org
   
   
INFO PJI - SELAMAT DATANG DI WEBSITE PERSATUAN JAKSA INDONESIA | INFO PJI - BAGI ANDA DI SELURUH INDONESIA SEGERA REGISTRASIKAN DIRI ANDA MELALUI WEBSITE INI